Di balik kemajuan industri jam tangan lokal di Sumatera Utara, ada satu nama yang kini semakin dikenal luas: Tutik Sembiring. Lewat perusahaannya, Sembiring Watches, Tutik berhasil membawa perubahan besar di bidang usaha jam tangan di wilayah Medan dan sekitarnya. Kisah perjalanan Tutik Sembiring menjadi sumber inspirasi bagi banyak pengusaha muda di Indonesia, khususnya di daerah Sumatera Utara yang terkenal dengan kekuatan komunitas dan semangat kewirausahaan.
Tutik Sembiring lahir di Medan, Sumatera Utara. Sejak kecil, ia telah terbiasa melihat ayahnya memperbaiki jam tangan di sebuah toko kecil di pinggiran kota Medan. Kecintaannya terhadap dunia jam tangan tumbuh perlahan, hingga akhirnya ia memutuskan untuk meneruskan usaha keluarga tersebut dengan menambah inovasi dan modernisasi di dalamnya.
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Tutik tidak langsung mengambil langkah besar. Ia terlebih dahulu belajar langsung di toko keluarganya sambil memperdalam ilmu manajemen dan pemasaran secara otodidak. Mulai dari melayani pelanggan, mengatur pembelian spare part, hingga memperbaiki jam sendiri, Tutik benar-benar terjun ke seluruh aspek usaha.
Pada tahun 2011, Tutik memutuskan untuk melepas nama toko keluarga menjadi Sembiring Watches. Dengan tekad dan modal terbatas, ia mulai membangun merek sendiri. Sembiring Watches berfokus pada dua layanan utama: penjualan jam tangan berkualitas dan jasa service jam.
Tantangan pun datang menghadang. Persaingan bisnis di Medan sangat ketat, terutama di sektor jam tangan karena banyaknya toko dan distributor besar. Namun, Tutik mengambil sudut pandang berbeda. Ia tidak hanya menawarkan jam tangan dengan harga bersaing, tetapi juga pelayanan yang sangat ramah dan profesional. Itulah yang menjadi keunggulan Sembiring Watches dibanding toko-toko lain.
Salah satu inovasi yang dilakukan Tutik adalah memanfaatkan media sosial. Ia rutin mempromosikan beragam produk dan layanan Sembiring Watches melalui Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Selain itu, Tutik juga membuat program diskon khusus untuk pelanggan loyal dan memperkenalkan layanan antar-jemput service jam di area Medan.
Perubahan lain yang menjadi sorotan adalah pemilihan produk. Tutik tidak sekadar menjual jam tangan dari produsen terkenal, tetapi juga menawarkan jam tangan berkualitas lokal yang belum dikenal, serta menghadirkan brand Sembiring Watches sendiri setelah 2017. Dengan desain yang menyasar pasar anak muda, Sembiring Watches berhasil mendapat tempat di hati pelanggan, terutama dari kalangan mahasiswa dan profesional muda di Medan.
Sembiring Watches kini telah berkembang pesat. Toko utamanya di Medan selalu ramai dikunjungi pelanggan yang datang dari berbagai kota di Sumatera Utara. Tak hanya menyediakan jam tangan dan jasa service, Sembiring Watches juga menjadi pusat edukasi tentang jam, seperti kelas singkat cara merawat jam tangan.
Salah satu pencapaian terbesar terjadi pada tahun 2019, ketika Sembiring Watches memenangkan penghargaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berinovasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Penghargaan tersebut memperkuat reputasi Tutik sebagai pengusaha jam tangan lokal yang sukses berinovasi di era digital.
Di tahun-tahun berikutnya, Tutik semakin aktif dalam komunitas UMKM di Medan, membimbing pengusaha muda dalam memulai usaha jam tangan, dan melakukan kolaborasi dengan desainer lokal untuk produk jam tangan edisi terbatas. Program ini tidak hanya memperluas pasar Sembiring Watches, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan desainer lokal di Sumatera Utara.
Dalam berbagai kesempatan wawancara, Tutik Sembiring menyampaikan bahwa kunci sukses utamanya adalah pelayanan pelanggan yang memuaskan, kejujuran dalam usaha, dan keberanian melakukan inovasi walau berada di tengah persaingan yang ketat. Ia tidak gengsi belajar dari para pengusaha senior ataupun dari pelanggan sendiri untuk mengetahui keinginan pasar.
Selain itu, Tutik juga mengedepankan pemberdayaan perempuan. Ia membuka kesempatan luas bagi perempuan di Medan untuk bergabung di Sembiring Watches. Banyak staf dan teknisi di toko jam tangan miliknya adalah wanita, yang ia berikan pelatihan khusus agar bisa menjadi teknisi jam tangan handal.
Usaha Sembiring Watches tidak hanya memberi dampak ekonomi secara langsung, tetapi juga membawa perubahan sosial. Tutik aktif dalam kegiatan sosial di Medan, seperti program donasi jam tangan untuk pelajar kurang mampu, serta mengadakan pelatihan pembuatan jam tangan sederhana di sekolah-sekolah.
Kehadiran Sembiring Watches menjadi bukti bahwa UMKM lokal mampu tumbuh dan bersaing, asal didukung oleh inovasi dan strategi yang tepat. Banyak pengusaha muda yang mengambil pelajaran dari perjalanan Tutik Sembiring dan mengadaptasi pola usahanya untuk meraih sukses di bidang masing-masing.
Dengan visi untuk menjadi brand jam tangan lokal terbesar di Sumatera Utara, Tutik Sembiring terus memperluas jaringan penjualan hingga ke kota-kota lain di Aceh dan Riau. Saat ini, Sembiring Watches telah membuka cabang di Binjai dan Pekanbaru, serta meluncurkan toko online yang memudahkan pelanggan dari seluruh Indonesia untuk membeli produk mereka.
Tutik menjadikan digitalisasi sebagai pilar utama pertumbuhan bisnis Sembiring Watches. Ia berupaya agar setiap pembelian dan service jam bisa dilakukan secara online, sehingga pelanggan tidak kesulitan dan tetap mendapat pelayanan terbaik.
Di sisi kualitas, Tutik bersama tim desainnya terus menghadirkan produk yang bersaing dari segi desain, material, dan harga. Mereka juga melakukan jalinan kerja sama dengan produsen spare part dan pengrajin lokal untuk memperkuat industri jam tangan kreatif di Sumatera Utara.
Kisah Tutik Sembiring dan Sembiring Watches merupakan gambaran nyata bahwa ketekunan, pelayanan prima, dan keberanian berinovasi dapat membawa usaha lokal ke level sukses yang lebih tinggi. Tutik Sembiring menjadi simbol pengusaha perempuan Sumatera Utara yang mampu membuktikan, UMKM di daerah pun bisa berkembang pesat asal didukung dengan semangat dan strategi yang tepat.
Dengan komitmen untuk terus mendukung masyarakat, meningkatkan kualitas produk, dan memperkuat UMKM lokal, Tutik Sembiring dan Sembiring Watches bukan hanya menjadi kebanggaan Medan, tetapi juga inspirasi bagi seluruh Indonesia.