Perjalanan luar biasa seorang pengusaha muda, Joko Sitorus, dalam membangun Sitorus Printing hingga menjadi salah satu percetakan ternama di Sumatera Utara.
Joko Sitorus adalah seorang pemuda asal Balige, Sumatera Utara, yang sejak kecil telah terbiasa membantu orang tuanya berdagang di pasar tradisional. Keuletan dan semangat pantang menyerah telah menjadi bagian dari hidupnya sejak dini. Setelah lulus dari bangku SMA, Joko memutuskan untuk merantau ke Medan demi mengejar peluang hidup yang lebih baik.
Berbekal tabungan seadanya dan tekad bulat, Joko awalnya mengambil pekerjaan serabutan — dari menjadi kernet angkot hingga buruh pabrik. Namun, ia selalu bermimpi untuk memiliki usaha sendiri. Pada tahun 2006, Joko mendapat kesempatan bekerja di sebuah toko percetakan digital kecil di kawasan Jalan Dr. Mansyur, Medan. Di sinilah ia mulai mengenal dunia digital printing.
"Saya belajar dari nol, bahkan pernah hanya jadi tukang angkat kertas. Tapi saya tidak pernah malu, karena saya percaya usaha tidak pernah menghianati hasil." — Joko Sitorus
Setelah tiga tahun bekerja dan mempelajari bisnis percetakan, Joko akhirnya memberanikan diri membuka usaha sendiri. Ia memutuskan untuk mendirikan Sitorus Printing pada tahun 2009 di sebuah kios sederhana seluas 3x4 meter di pinggiran Medan. Modal awal yang ia miliki hanya cukup untuk membeli satu mesin printer digital bekas dan beberapa perangkat pendukung.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Joko di awal perjalanan adalah keterbatasan modal dan jaringan pelanggan. Namun, dengan konsistensi memberikan pelayanan terbaik serta menjaga kualitas, perlahan tapi pasti Sitorus Printing mulai dikenal di kalangan mahasiswa dan pelaku usaha kecil di Medan.
Joko tidak ingin hanya mengikuti arus bisnis percetakan konvensional. Ia mulai mencari celah inovasi, dengan salah satunya membuka layanan online order yang masih jarang dilakukan oleh percetakan lain di Medan saat itu. Di samping itu, ia aktif di media sosial untuk mempromosikan hasil produksinya serta memberikan edukasi soal desain grafis.
Tidak hanya menerima pesanan dalam kota, Sitorus Printing mulai merambah ke luar daerah dengan melayani pesanan dari berbagai kota di Sumatera Utara seperti Binjai, Pematangsiantar, hingga Tanjungbalai. Strategi ekspansi ini dilakukan dengan menggandeng jasa ekspedisi, sehingga pelanggan tidak perlu datang langsung ke toko.
Joko sangat menyadari pentingnya membangun teamwork yang solid sebagai fondasi utama bisnis. Ia mulai merekrut beberapa tenaga kerja muda dan memberikan pelatihan seputar pengoperasian mesin cetak, pelayanan pelanggan, hingga dasar-dasar desain grafis. Banyak dari karyawan pertama Sitorus Printing yang kini telah menjadi bagian penting dalam pengelolaan bisnis.
Dengan lingkungan kerja yang kekeluargaan, Sitorus Printing tumbuh menjadi tempat berkembang bagi anak muda kreatif di Medan. Bahkan, Joko tak segan memberikan beasiswa kursus desain untuk karyawan berprestasi.
Dunia bisnis percetakan tidak luput dari dampak kemajuan teknologi dan pandemi COVID-19. Ketika pesanan cetak fisik menurun drastis akibat pelaksanaan belajar dan bekerja dari rumah, Sitorus Printing sempat mengalami penurunan pendapatan. Namun, Joko tidak menyerah. Ia memanfaatkan masa sulit tersebut untuk memperluas layanan merchandise custom dan digital printing pada produk non-kertas seperti mug, kaos, dan masker.
Adaptasi inilah yang berhasil menyelamatkan Sitorus Printing dan bahkan membuka pasar baru. Sewa toko didesain ulang agar dapat menampung layanan take-away dan jasa kurir internal yang mengantar pesanan langsung ke konsumen.
"Kuncinya adalah mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Jangan pernah takut mencoba hal baru." — Joko Sitorus
Perlahan tapi pasti, nama Sitorus Printing semakin dikenal luas. Selain menjadi rujukan mahasiswa, instansi, dan UMKM di Medan, Sitorus Printing dipercaya menangani berbagai proyek besar, seperti pencetakan atribut kampanye, agenda sekolah, hingga media promosi perusahaan nasional.
Beberapa pencapaian Sitorus Printing antara lain:
Inovasi dalam penggunaan mesin cetak terbaru dan komitmen terhadap kualitas menjadi fondasi yang membawa Sitorus Printing bertahan dan berkembang di tengah persaingan yang ketat.
Kisah Joko Sitorus dan Sitorus Printing merupakan inspirasi bagi banyak pengusaha muda di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Dari kesederhanaan, keuletan, dan semangat pantang menyerah, Joko membuktikan bahwa tidak ada yang mustahil jika mau belajar dan terus berinovasi.
Kunci sukses yang selalu Joko tanamkan antara lain:
Kini, Sitorus Printing tidak hanya menjadi sumber penghidupan bagi puluhan orang, tetapi juga menjadi contoh bahwa usaha lokal mampu berkembang dan bersaing di era digital.
Perjalanan Joko Sitorus dari seorang pekerja serabutan hingga menjadi pemilik Sitorus Printing di Sumatera Utara adalah bukti bahwa ketekunan dan inovasi adalah kunci utama dalam meraih kesuksesan. Kisah ini tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga motivasi bagi siapa saja yang ingin terjun ke dunia usaha.
Melalui Sitorus Printing, Joko Sitorus berhasil membawa harapan baru untuk perkembangan usaha kreatif di daerah, membuktikan bahwa anak daerah pun mampu bersaing dan mencetak prestasi di negeri sendiri.